PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiPsikologi Kesehatan

agen pemblokir adrenergik

adrenergic blocking agent

Ringkasan Singkat

Zat farmakologis yang menghambat pengikatan norepinefrin atau epinefrin ke reseptornya, digunakan untuk mengobati hipertensi dan gejala kecemasan.

Agen pemblokir adrenergik adalah zat farmakologis apa pun yang secara parsial atau total menghambat pengikatan neurotransmiter norepinefrin atau epinefrin ke reseptor adrenergik sehingga memblokir atau mengganggu tindakan neurotransmiter tersebut.

Agen pemblokir tersebut diklasifikasikan berdasarkan apakah mereka menghambat pengikatan ke reseptor alfa- atau beta-adrenergik. Mereka termasuk alfa blocker, yang digunakan terutama untuk melebarkan pembuluh darah dalam pengobatan hipertensi, dan beta blocker, yang juga digunakan untuk mengobati hipertensi tetapi dengan mengurangi laju dan kekuatan kontraksi jantung, aritmia, tremor, dan gejala yang berhubungan dengan kecemasan. Juga disebut adrenoceptor blocking agent.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Stahl, S. M. (2013). Stahl's Essential Psychopharmacology. Cambridge University Press.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback